Weda,Talentanews.com- Program pengiriman 70 siswa asal Halmahera Tengah ke Kampung Inggris Pare mengalami penundaan dan memicu polemik di tengah masyarakat. Keterlambatan keberangkatan para peserta disebut berkaitan dengan belum cairnya anggaran program kursus bahasa asing tersebut.
Di tengah proses pencairan anggaran, muncul dugaan adanya permintaan fee oleh oknum pejabat di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga Halmahera Tengah. Dugaan itu disampaikan langsung oleh Koordinator PKBM Were Mandiri, Bakir Usman.
Bakir mengungkapkan bahwa dirinya diminta menyerahkan sejumlah uang agar proses pencairan anggaran dapat segera dilakukan. Nilai fee yang diminta disebut mencapai Rp427 juta dari total anggaran program sebesar Rp1,227 miliar.
Menurut Bakir, dirinya juga diminta tetap membuat laporan pertanggungjawaban sesuai total anggaran yang telah ditetapkan, meski sebagian dana disebut akan dipotong untuk fee. Namun hingga kini ia mengaku belum menyetujui permintaan tersebut.
“Kalau belum ada kesepakatan, anggaran tidak dicairkan,” ungkapnya.
Ia juga mengaku oknum pejabat terkait beberapa kali mendatanginya untuk meminta persetujuan atas permintaan tersebut. Meski demikian, Bakir menegaskan tetap menolak permintaan itu karena dinilai tidak sesuai dengan aturan.
Selain mengungkap dugaan tersebut, Bakir juga meminta kepada Bupati Ikram Malan Sangaji untuk mencopot kepala bidang pemuda dan olahraga, Ishak Wahab dari jabatan terkait persoalan yang terjadi dalam program tersebut.
Sementara itu, Muksin Ibrahim menjelaskan bahwa keterlambatan keberangkatan peserta lebih disebabkan proses administrasi yang masih berjalan. Menurutnya, pencairan anggaran pemerintah daerah harus melalui tahapan verifikasi administrasi dan teknis agar penggunaan dana tetap sesuai prosedur serta menghindari potensi pelanggaran.
“Seluruh proses masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Hingga saat ini, puluhan siswa yang dijadwalkan mengikuti kursus bahasa di Kampung Inggris Pare masih menunggu kepastian keberangkatan sambil menanti penyelesaian proses anggaran tersebut.(Red)





