Weda,Talentanews.com – Seorang pemuda bernama Rey Hendro Seay (19) karyawan swasta asal Desa Sebenpopo Kecamatan Patani Barat Kabupaten Halmahera Tengah Maluku Utara, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan menggantung diri di bawah pohon jambu dekat area kosannya pada Sabtu (9/5/2026) pagi Jenazah ditemukan oleh rekan satu kosan Adi Hidayat (27) sekitar pukul 07.50.WIT.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto melalui Juru Bicara Polres Ipda Amir Mahmud ” iya benar kejadian tadi pagi pukul 07.50 WIT” terangnya.Sabtu (5/9/2026).
Dia menjelaskan,berdasarkan keterangan saksi-saksi yang dihimpun, kematian Rey diduga kuat terkait konflik emosional dengan pacarnya, Aprila Bunga (19), pelajar/mahasiswa asal Ternate, yang juga tinggal di kompleks kosan yang sama.
Konflik antara Rey dan Aprila bermula pada hari Jumat siang, sekitar pukul 14.05 WIT. Saat itu, Rey menanyakan apakah Aprila melihat uang miliknya yang hilang. Menurut kesaksian Aprila, ia menjawab tidak tahu dan bertanya balik di mana uang tersebut disimpan. Rey kemudian mengaku menyimpannya di pembungkus tembakau sek.
Setelah percakapan itu, Aprila mengaku berbaring di tempat tidur, sementara Rey keluar dari kamar sambil membawa tas ransel merah dan mengambil pakaian dari jemuran. Ketika kembali masuk, Rey tampak marah-marah karena uangnya masih belum ditemukan. Aprila tetap menyangkal terlibat, hingga keduanya adu mulut.
Emosi Rey memuncak saat ia menendang kipas angin dan keranjang coklat hingga pecah. Takut, Aprila langsung meninggalkan kamar, mandi, dan pergi bekerja.
Malam harinya, sekitar pukul 23.15 WIT, Aprila pulang kerja dan bertemu Rey di jalan menuju kosan. Mereka masuk bersama ke area kosan, namun Aprila memilih tidur di kamar temannya, Nur, bukan di kamarnya sendiri.
Di dini hari Sabtu, sekitar pukul 02.00 WIT, Rey datang ke kamar Nur dan mengetuk pintu. Aprila tidak membukanya. Nur lalu membuka jendela dan menemukan sehelai tisu bertuliskan “ILA I LOVE YOU” kemungkinan “Ila” adalah panggilan akrab untuk Aprila.
Melihat tulisan itu, Aprila membuka pintu, tetapi Rey sudah tidak ada di sana. Ia hanya meremas tisu tersebut sebelum kembali tidur bersama Nur.
Pagi harinya, sekitar pukul 08.47 WIT, Aprila keluar dari kamar Nur untuk kembali ke kamarnya. Di tengah perjalanan, Adi Hidayat rekan kosan lainnya memberitahunya bahwa Rey telah gantung diri.
Adi menjelaskan bahwa ia bangun pukul 07.50 WIT dan saat akan mencuci pakaian, melihat Rey berada di bawah pohon jambu. Saat didekati, ternyata Rey sudah tidak bernyawa, tergantung dengan tali hijau.
“Rey tidak pernah punya masalah dengan orang-orang di sekitar kosan,” ujar Adi dalam keterangannya.
Polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah tali warna hijau yang digunakan untuk menggantung diri, serta tisu bertuliskan “ILA I LOVE YOU” sebagai petunjuk penting dalam penyelidikan motif





