Weda, Talentanews.com– Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar pada 9 Mei 2026 di Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, menghasilkan kemenangan meyakinkan bagi kandidat nomor urut 03, Oktofianus S. Pagaja.

Dalam pernyataan perdananya usai pengumuman hasil pemilihan, Oktofianus menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Fidi Jaya dan seluruh pendukung yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin desa tersebut. Ia menyebut kemenangan ini sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Kepercayaan ini bukan sekadar kemenangan, tetapi tanggung jawab besar untuk membawa Desa Fidi Jaya menuju arah yang lebih baik,” ujarnya.Jumat,(15/5/2026/).

Menguraikan visi kepemimpinannya, Oktofianus menegaskan bahwa fokus utama pemerintahannya akan diarahkan pada penguatan sektor sosial dan pemberdayaan masyarakat. Ia mengusung moto pembangunan yang menitikberatkan pada perempuan berdaya, pemuda mandiri, anak-anak sehat, serta masyarakat yang sejahtera.

Menurutnya, pendekatan pembangunan desa tidak semata bertumpu pada infrastruktur fisik, melainkan juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, ia menempatkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagai prioritas utama.

“Karakteristik masyarakat di desa ini memiliki potensi besar di bidang perdagangan dan jasa. Karena itu, pengembangan UMKM akan difokuskan pada pemberdayaan perempuan, sementara pemuda akan diarahkan ke sektor ekonomi kreatif,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif akan menjadi salah satu strategi kunci dalam menciptakan kemandirian generasi muda, sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan di tingkat desa.

Terkait pembangunan fisik, Oktofianus menyatakan akan tetap mengikuti kerangka dan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan daerah. Namun demikian, ia menilai bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dicapai lebih cepat melalui penguatan ekonomi lokal.

“Pembangunan infrastruktur tetap berjalan sesuai aturan. Namun, untuk meningkatkan kesejahteraan secara langsung, pemberdayaan UMKM menjadi langkah yang lebih strategis,” katanya.

Di sisi tata kelola pemerintahan, Oktofianus menekankan pentingnya transparansi dan pemerataan dalam pengelolaan keuangan desa. Ia berkomitmen untuk membangun sistem pemerintahan yang akuntabel serta memastikan distribusi program dan anggaran yang lebih adil bagi seluruh masyarakat.

Selain itu, ia juga menyoroti program prioritas pemerintah pusat yang akan diintegrasikan ke dalam kebijakan desa, seperti penanganan stunting dan penguatan layanan posyandu. Kedua program tersebut dinilai penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Dalam sektor pendidikan, ia mengakui bahwa kewenangan pemerintah desa masih terbatas pada tingkat pendidikan usia dini, seperti PAUD dan Taman Kanak-Kanak. Meski demikian, ia berkomitmen untuk tetap mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui fasilitas dan program pendukung lainnya.

Dengan mandat baru yang diembannya, Oktofianus diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi Desa Fidi Jaya, khususnya dalam menciptakan keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan yang baik.(Red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *