WEDA, Talentanews.com.,- Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Pulau Gebe, Halmahera Tengah, Maluku Utara, terancam terganggu akibat aktivitas industri pertambangan. Sekolah tersebut direncanakan akan segera dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
Penyebab utama pemindahan ini adalah aktivitas PT Mineral Resourcer Indonesia (MRI), subkontraktor dari PT Smart Marsindo, yang berada sangat dekat dengan lokasi sekolah. Aktivitas perusahaan tersebut dinilai telah mengganggu kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar.
Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Halmahera Tengah, Satriyanti, membenarkan bahwa pihaknya bersama pemangku kepentingan telah sepakat untuk memindahkan lokasi sekolah.
“Iya, benar SMA Negeri 3 Halmahera Tengah akan dipindahkan,” ungkap Satriyanti kepada Talentanews.com, Jumat (6/6/2025).
Menurutnya, keputusan pemindahan ini sudah melalui proses musyawarah bersama berbagai pihak, termasuk Kepala Desa, Kapolsek, Danramil, Camat, serta DPRD Halmahera Tengah. Kesepakatan tersebut juga telah dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani bersama.
“Semua pihak telah menyetujui pemindahan ini demi keamanan dan kenyamanan siswa dan guru. Kondisi sekolah yang saat ini sangat berdekatan dengan area perusahaan membuat proses belajar menjadi terganggu, terlebih saat musim hujan dengan curah hujan tinggi,” jelasnya.
Satriyanti menambahkan, lokasi baru sekolah akan dibangun di Desa Mamin dan pembangunan akan segera dimulai dalam waktu dekat. Pembangunan ini juga akan menjadi tanggung jawab pihak PT Smart Marsindo.
“Pihak perusahaan telah berkomitmen membangun sekolah di lokasi baru. Kami berharap proses ini berjalan lancar demi kelangsungan pendidikan anak-anak di Pulau Gebe,” pungkasnya.
Penulis: Faisal Didi
Editor: Redaksi




