Weda, Talentanews.com Nasib keberangkatan 70 siswa-siswi asal Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, ke kampung Inggris untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin di Kampung Inggris Pare Jawa Timur bakal tertunda.

Informasi yang diterima Tim Talentanews.com Senin, ( 4/5/2026) tunda keberangkatan 70 siswa tersebut lantaran Kepala dinas Dispora Halmahera Tengah, Muksin Ibrahim diduga sengaja menahan proses pencarian anggaran.

Diketahui program kursus bahasa asing merupakan komitmen pemerintah daerah untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Selain itu kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh oleh Bupati Ikram Malan Sangaji.

Tindakan yang dilakukan Muksin Ibrahim selaku pengelola anggaran dan PLT Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Tengah kini menjadi sorotan publik. Sebab, dinilai tidak mendukung program Bupati dan wakil Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji dan Ahlan Djumadil.

Bukan hanya itu, Kepala Desa Aer Salobar, Suharjoni Suaib juga ikut terseret tidak mendukung program kursus bahasa Asing Karena diduga sengaja tidak melakukan pelunasan anggaran.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah, khususnya pada program yang menyangkut kepentingan pendidikan dan masa depan generasi muda.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pihak kadispora Halteng, Muksin Ibrahim dan Suharjoni Suaib belum mendapatkan jawaban.(Red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *