Weda, TalentaNews.com – Polres Halmahera Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kie Raha Tahun 2026 pada Senin, (2/2/2026), sekitar pukul 08.00 WIT, bertempat di lapangan apel Polres Halmahera Tengah. Kegiatan ini menjadi langkah awal cipta kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Operasi Ketupat 2026.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolres Halmahera Tengah, Kompol Hefrizon S.Kom., S.I.K., M.M, dan dihadiri unsur TNI, Kejaksaan, Pemerintah Daerah, serta stakeholder terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pasi Ops Kodim 1512/Weda Lettu Salim Kapitanhitu, Kadis Perhubungan Halteng Dedi Muhammad, Kasidatum Kejari Halteng Elasabtu Rahman Sandy, Camat Weda Yasri Bahrudin, perwakilan Danpos Lanal Weda Serda Rizki, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Halteng.

Apel juga melibatkan personel gabungan dari Kodim 1512/Weda, Satuan Lalu Lintas, Satuan Reskrim dan Intelkam Polres Halteng, Dalmas, Staf Polres, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Tengah, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam pengamanan lalu lintas.

Dalam amanat Kapolda Maluku Utara yang dibacakan oleh Waka Polres, ditegaskan bahwa lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan masyarakat yang memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas ekonomi, sosial, dan mobilitas publik. Menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, pergerakan masyarakat dan volume kendaraan dipastikan meningkat signifikan.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas, Korlantas Polri melaksanakan Operasi Keselamatan 2026 secara serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini merupakan tahapan awal menjelang Operasi Ketupat 2026, dengan fokus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib, patuh, dan disiplin dalam berlalu lintas.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa sasaran operasi diprioritaskan pada jaminan keamanan dan keselamatan pengguna jalan, kesiapan sarana dan prasarana transportasi, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Kapolda Maluku Utara menekankan agar personel di lapangan mengedepankan langkah preemtif dan preventif secara humanis, sementara tindakan represif dijadikan sebagai langkah terakhir. Adapun pelanggaran yang menjadi fokus penindakan meliputi tidak menggunakan helm dan sabuk pengaman, melawan arus, pengendara di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, balap liar, pelanggaran batas kecepatan, serta berkendara di bawah pengaruh alkohol dan narkoba.

Selain itu, ditekankan pula pentingnya pemetaan jalur rawan kecelakaan, pelaksanaan ramp check angkutan umum dan wisata, serta memastikan seluruh sarana transportasi publik dalam kondisi layak dan aman digunakan.

Berdasarkan data IRSMS Korlantas Polri, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Maluku Utara dalam tiga bulan terakhir menunjukkan tren peningkatan, termasuk korban fatalitas. Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak untuk memaksimalkan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Kie Raha 2026 Polres Halmahera Tengah berakhir pada pukul 08.45 WIT, dan dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta apel.

Polres Halteng menegaskan komitmennya untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat, serta menekan angka kecelakaan dan pelanggaran menjelang momentum besar nasional Idul Fitri 2026.(Red).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *