Weda, TalentaNews.com – Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto menegaskan anggota Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Bhayangkara tidak boleh bertindak di luar kewenangan, apalagi melakukan kekerasan maupun main hakim sendiri. Pokdarkamtibmas harus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Penegasan itu disampaikan Fiat saat mengukuhkan dan melantik pengurus Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Halmahera Tengah masa bakti 2026-2029 di Aula Fagogoru Polres Halmahera Tengah, Kamis (5/11/2026).
Dalam sambutannya, Kapolres mengatakan pengukuhan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab dan pengabdian bersama untuk menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Halmahera Tengah.
“Pokdarkamtibmas Bhayangkara merupakan mitra strategis Polri, bukan pengganti tugas kepolisian. Karena itu, seluruh anggota harus berpedoman pada ketentuan hukum, menjaga etika, menghormati hak asasi manusia, serta mengedepankan pendekatan humanis,” tegas Fiat.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, menggunakan kekerasan, intimidasi, maupun tindakan yang melampaui batas kewenangan.
Apabila menemukan persoalan yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana, anggota Pokdarkamtibmas diminta segera menyerahkannya kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama. Polri tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.
Fiat berharap Pokdarkamtibmas dapat menjadi jembatan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif seluruh elemen dalam menjaga keamanan di Bumi Fagogoru.
Sementara itu, Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Halmahera Tengah Rosihan Anwar mengatakan nilai-nilai Fagogoru memiliki kesamaan dengan semangat menjaga keamanan, kenyamanan, dan keharmonisan masyarakat.
Menurut Rosihan, upaya menjaga Kamtibmas membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat dan budaya.
Ia menegaskan Pokdarkamtibmas Halteng siap membangun sinergi bersama Polri untuk membantu menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif.
“Kami berkomitmen membangun kolaborasi bersama Polri dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di Halmahera Tengah,” ungkapnya.
Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Provinsi Maluku Utara Akmal Mustafa juga meminta pengurus yang baru dilantik segera bekerja dan memperkuat koordinasi dengan jajaran kepolisian.
Ia mendorong setiap sektor melakukan pemetaan wilayah guna membantu tugas Bhabinkamtibmas dalam mendeteksi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Dukungan juga disampaikan Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil. Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, melainkan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Pokdarkamtibmas diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu menciptakan situasi yang aman dan tertib di wilayah Halmahera Tengah.
Kegiatan pengukuhan dan pelantikan tersebut turut dihadiri Sekda Halmahera Tengah Bahri Sudirman, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Halteng, personel kepolisian, serta sejumlah undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan surat keputusan, pelantikan pengurus, pengucapan sumpah, penyerahan bendera pataka, penyematan lencana, hingga penandatanganan berita acara.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.10 WIT dan dilanjutkan dengan penampilan Tarian Lalayon oleh Sanggar Kabata serta foto bersama.
Melalui kepengurusan masa bakti 2026-2029 ini, Polres Halmahera Tengah berharap Pokdarkamtibmas Bhayangkara semakin aktif menjadi mitra masyarakat dan kepolisian dalam mengimplementasikan semangat Commander Wish Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”, demi menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Halmahera Tengah. (*)





